Pernahkah teman
sekalian tiba-tiba pusing saat bangkit dari duduk?? Atau tman sekalian pernah
melihat nenek atau kakek teman-teman malah pingsan sesaat setelah bangkit dari
duduknya?? mungkin inilah penyebab mengapa teman-teman atau keluarga teman
sekalian mengalami hal tersebut.
Dalam dunia
medis, kita mengenal suatu istilah yang kita sebut sebagai hipotensi
ortostatik. Hipotensi ortostatik ialah terjadinya penurunan tekanan darah
sistolik 20mmHg atau tekanan darah diastolik 10mmHg pada posisi berdiri selama
3 menit. Jadi intinya, terjadinya penurunan tekanan darah tiba-tiba ketika kita
melakukan perubahan posisi dari duduk/tidur ke posisi berdiri selama kurang
lebih 3 menit. Pada saat kita berdiri, sekitar 500 sampai 800ml darah akan
berpindah ke daerah perut dan anggota gerak bagian bawah, hal ini menyebabkan
terjadinya penurunan jumlah darah yang kembali ke dalam jantung secara
tiba-tiba. Penurunan besar volume ini akan mengakibatkan penurunan jumlah darah
yang dipompa oleh jantung. Dalam kondisi normal, penurunan ini akan merangsang
tubuh untuk menyesuaikan diri dengan perubahan posisi tubuh ini, sehingga hasil
akhirnya, kebutuhan darah untuk seluruh tubuh tetap terpenuhi jumlahnya.
Pada kondisi
hipotensi ortostatik ini, seseorang bisa saja tidak menimbulkan gejala apapun,
namun kondisi ini dapat juga menimbulkan suatu gejala misalnya kepala terasa
ringan, pusing, gangguan penglihatan, lemah, berdebar, gemetar sampai dengan
pingsan. Pingsan bisa terjadi setelah makan, terutama terjadi pada usia lanjut.
Hal ini disebabkan oleh redistribusi darah yang banyak ke usus untuk mencerna
makanan. Penurunan tekanan darah rata-rata satu jam setelah makan dan ini
sering terjadi pada sekitar sepertiga populasi usia lanjut yang berada di rumah
perawatan. Walaupun sering tidak bergejala, tetapi dapat mengakibatkan gejala
kepala terasa ringan bahkan singkop
Penyebab lain
terjadinya hipotensi ortostatik ialah obat-obatan, terutama yang mempengaruhi
kinerja pembuluh darah dan isi pembuluh darah. Pada pasien yang mengkonsumsi obat
penurun tekanan darah terutama pasien usia lanjut, sangat mungkin untuk
mengalami hipotensi ortostatik. Penurunan mekanisme haus akibat penuaan juga
bisa menjadi faktor resiko.
Adapun penyebab
lain dari hipotensi ortostatik ini ialah penyebab oleh karena persarafan baik
primer maupun sekunder. Gangguan primer biasanya penyebabnya belum diketahui
sementara gangguan sekunder, biasanya berhubungan dengan zat biokimiawi
tertentu atau kelainan struktur tertentu.
So, kalau teman
sekalian atau keluarga teman sekalian sering mengalami ini, ada baiknya
teman-teman sekalian segera mencari penyebabnya. Sehat itu mahal teman-teman,
jadi jangan tunggu sampai sakit
Sumber: buku
ajar ilmu penyakit dalam


jadi biar mencegah nya gimana nih biar ga timbul pusing mendadak
ReplyDeletekalo memang kita pernah ngalamin hal itu, langkah awal ya perlu kita cari tau ialah penyebabnya, mengapa kita bisa mengalami yang namanya hipotensi ortostatik itu, dari obat2an kah?? atau kita yang bed rest-nya terlalu lama sehingga memang membutuhkan adaptasi saja dengan aktvitas ringan, atau malah karena persarafan?
ReplyDeletenah jika kita sudah mengetahui penyebabnya, hindari faktor pencetus itu untuk mencegah serangan berulang, ada baiknya juga kalau gejala dirasakan terus menetap segera konsultasi ke dokter.
langkah berikutnya, perhatikan aktivitas/olahraga dan diet, hal ini bisa membantu mencegah kejadian ini
langkah lainnya, hindari melihat buku tabungan ketika sudah akhir bulan, khususnya anak kos, hhaa..
CMIIW