note 5 Jadilah Engkau Seorang Yang Tawadhu' ~ DOKTER KELUARGA

iklan

iklan

Monday, January 11, 2016

Jadilah Engkau Seorang Yang Tawadhu'






amalan sedekah tidaklah mengurangi harta dan tidaklah seorang hamba memaafkan saudaranya melainkan allah menambah untuknya kemuliaan serta tidaklah seorang tawadhu (rendah hati) karena allah melainkan allah mengangkat derajatnya (HR. Muslim no 4689)

Tawadhu' disini mengandung 2 pengertian. Pengertian pertama adalah ketundukan terhadap ajaran Islam dengan cara melaksanakan perintah- perintah Allah dan menjauhi larangan- larangan-Nya dan tidak bersikap sombong, sedangkan pengertian kedua adalah bersikap rendah hati terhadap manusia karena Allah, bukan karena takut dan bukan pula karena mengharapkan sesuatu yang ada pada diri mereka, namun semata-mata karena Allah. Dengan sikap tawadhu' seseorang akan bisa meraih 2 keutamaan yaitu mendapatkan pahala dari Allah dan dimuliakan oleh manusia.

Lawan daripada sikap tawadhu adalah sombong, yaitu tidak mau tunduk terhadap kebenaran dan meremehkan atau merendahkan orang lain. Mari kita ambil contoh penerapan sikap tawadhu' dalam kehidupan sehari-hari dari para pendahulu kita yang shalih. Sungguh telah menjadi kebiasaan dari para pendahulu kita yang shalih menjadikan orang yang tua dianggap seperti ayah dan orang yang lebih muda dianggap seperti anak serta orang yang sebaya dianggap seperti saudaranya. Maka mereka menyikapi orang yang lebih tua dengan memuliakannya dan menyikapi orang yang lebih muda dengan menyayanginya serta menyikapi orang yang sebaya sebagaimana dirinya ingin di sikapi. Barangsiapa yang tawadhu' karena Allah maka Allah akan mengangkat derajatnya di dunia dan di akhirat. Realitas ini dapat kita saksikan dalam kehidupan sehari-hari, bahwa orang yang tawadhu' akan mendapat kedudukan yang tinggi di hadapan manusia, disebutkan kebaikannya dan dicintai oleh mereka.

Beberapa pelajaran penting dari hadits ini adalah sebagai berikut:

1. Anjuran untuk bersedekah dan jangan sampai seseorang tidak mau bersedekah karena takut jumlah hartanya menjadi berkurang ketika disedekahkan.
2. Kita mengetahui bahwa harta memang akan berkurang nominalnya dengan sebab sedekah namun di sisi lain keberkahannya menjadi bertambah, membersihkan segala bentuk kotoran harta, mendapatkan kemuliaan dari Allah dan balasan pahala yang berlipat.
3. Tidak sepantasnya bagi kita untuk menyandarkan diri kepada sesuatu yang bersifat materi. Nilai-nilai ukhrawi tak boleh sirna dari kehidupan kita. Sehingga tidak boleh bagi kita untuk mengatakan, "Apabila aku sedekahkan sebagian dari hartaku, niscaya hartaku akan berkurang." Siapa yang menyangka kalau ternyata Allah menakdirkan dengan sebab sedekahnya tersebut mendapatkan rezeki yang berlipat- lipat.
4. Anjuran untuk mudah memaafkan kesalahan orang lain. Sering kali orang mengira bahwa dengan memaafkan kesalahan orang lain berarti ia telah merendahkan diri dihadapannya. Yang demikian adalah tidak benar karena sesungguhnya Allah akan memuliakan seseorang yang memaafkan kesalahan saudaranya karena Allah.
5. Anjuran untuk bersikap rendah hati.
6. Hendaklah kita selalu menjaga keikhlasan, karena keikhlasan mempunyai pengaruh yang besar dalam meraih pahala dimana Rasulullah bersabda, "Tidaklah seseorang tawadhu' karena Allah melainkan Allah akan mengangkat derajatnya."

7. Semakin bertambah ketaatan seorang hamba kepada Allah dan ketundukannya terhadap perintah Allah maka akan semakin bertambah pula derajatnya. Wallahu a'lam bish shawab. Semoga bermanfaat.

1 comment: