Hhooo, Ada
sebuah kisah dari negeri nan jauh disana, jauh banget dah pokoknya, hhee… ^.^
Ada seorang
raja yang hobi berburu. Suatu hari, ketika sang raja sedang asik berburu,
tiba-tiba kuda yang di naiki sang raja mengamuk. Sang raja kemudian terpelanting
dan jari kelingking sang rajapun
terputus. Sang raja sangat marah karena sekarang dirinya telah cacat. Kemudian penasehat
kerajaan segera menemui Sang raja untuk memberikan nasihatnya.
Penasihat
berkata: “sudahlah paduka, walaupun kena musibah, ya bersyukur saja”
Sang raja
bukannya luluh, malah kemarahannya semakin menjadi-jadi. Kemudian sang raja
dengan lantang berteriak menyerukan prajurit untuk memenjarakan sang penasihat
kerajaan. Para pengawal yang patuh tidak dapat membantah sang raja dan segera
melaksanakan perintah. Sang penasihatpun kemudian dijebloskan ke penjara.
Lima tahun
kemudian, saat sang raja berburu lagi, sang raja tiba-tiba di tangkap oleh suku
primitif. Sang raja yang gagah dan berkulit putih mulus ini kemudian dipilih
untuk dijadikan tumbal oleh suku tersebut untuk persebahan kepada dewa. Hanya saja,
setelah diperhatikan, ternyata kelingking sang raja sudah terpotong atau cacat,
sehingga suku primitif memilih pengawal raja saja yang di jadikan tumbal karena
masih lengkap anggota tubuhnya. Kemudian pengawal itupun dikubur hidup-hidup
dan sang raja tak lama kemudian dibebaskan oleh pasukan kerajaan yang datang
membantu dari istana.
Setelah
itu sang raja menyadari kekhilafannya, ia teringat kata-kata dari penasihat
kerajaannya yang telah ia penjarakan 5 tahun yang lalu. Penasihat kerajaan pun
akhirnya dilepaskan.
Sang raja
berkata “ saya memang harusnya tetap bersyukur meski sudah kehilangan
kelingking saya”
Penasihat
kerajaan menjawab “saya juga harus bersyukur raja, karena raja sudah
memenjarakan saya. Kalau saja raja tidak memenjarakan saya, tentulah saya yang
akan dijadikan tumbal oleh suku tersebut”
Pelajaran yang bisa kita ambil dalam
kisah ini ialah
"Hendaknya kita harus terus bersyukur atas apa yang terjadi
pada diri kita. Sesungguhnya kita tidak akan pernah tau apa yang tuhan
rencanakan untuk diri kita. Bahkan dibalik sebuah musibah, tentu akan ada hikmahnya
seandainya kita mau berfikir."
tips: selagi masih hidup, pakai prinsip "untung ndag bla bla blaa" atau "untung masih bla bla bla" karena artinya masih ada nikmat yang allah berikan untuk kita, salah satunya nikmat waktu (buat tobat, hheee... :p)
sumber: google book
sumber: google book


0 comments:
Post a Comment